Reviewed by Mira Rahmawati (09301244016) Pendidikan
Matematika Swadana
Kurikulum
Berbasis Sekolah untuk mata pelajaran matematika di sekolah dasar dan sekolah menengah harus
mendorong siswa untuk berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, kreatif dan
mampu berkolaborasi dengan orang lain. Implementasi primer dan sekunder
matematika kurikulum di ruang kelas perlu mengembangkan keterampilan pemecahan
masalah yang mencakup masalah tertutup dan terbuka.
Dalam
memecahkan masalah, siswa perlu kreatif mengembangkan banyak cara dan
alternatif, untuk mengembangkan model matematika, dan untuk memperkirakan hasil.
Pendekatan kontekstual dan realistis disarankan untuk dikembangkan oleh guru
untuk mendorong pemikiran matematika di sekolah dasar. Dengan pendekatan
tersebut, ada harapan bahwa antusisas siswa mempelajarai matematika lebih
banyak.
Pembelajaran
matematika primer lebih efektif, jika guru mengembangkan sumber daya, seperti; teknologi
informasi, alat bantu mengajar dan media. Kurikulum menguraikan tujuan belajar
mengajar matematika, berikut: (1) untuk memahami konsep matematika, menjelaskan
penerapan kosep tersebut untuk memecahkan masalah secara akurat dan efisien,
(2) mengembangkan keterampilan berpikir, belajar pola dan karakteristik
matematika, (3) mengkomunikasikan ide-ide matematika dengan menggunakan symbol,
table, dan diagram, (4) mengembangkan apresiasi dari penggunaan matematika
dalam kehidupan sehari-hari.
Kurikulum
dapat dianggap sebagai acuan terlaksananya rencana pembelajaran. Dengan hal
tersebut, seperangkat budaya kegiatan yang diselenggarakan oleh guru atau
kelompok guru akan mengacu dari kurikulum yang digunakan untuk mempromosikan
anak-anak yang menjadi pintar matematika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar