Reviewed by Mira Rahmawati
(09301244016) Pendidikan Matematika Swadana
Matematika adalah ilmu
logis dan terstruktur, namun jika kita mendalami penelitian, masih banyak
menemukan beberapa permasalahan yang perlu didiskusikan yang melibatkan
filsafat matematika. Filsafat matematika akan selalu berkaitan dengan waktu,
sejarah dimulainnya pengembangan. Akibatnnya, ada beberapa masalah yang masih
muncul tentang penggunaan bahasa khusus untuk matematika penelitian, dan
bertanya apakah matematikawan berbicara hal aneh, serta apakah mereka
benar-benar ada?. Dalam penelitian epistemologis, matematika sering disajikan
sebagai paradigma presisi dan kepastian, namun beberapa penulis telah
menyarankan ini adalah ilusi.
Begitu banyak persepsi
orang mengakibatkan munculah pertannyaan ”sebenarnnya kontribusi apa yang
diperoleh dari matematika?”. Karena matematika itu bersifat abstrak. Abstrak
merupakan suatu yang kekal. Menurut Aristoteles , matematika hanya menalarkan
tentang idealisasi dan menunjukkan teorema, definisi, serta hipotesis.
Sedangkan ,menurut Bold mendefinisikan konsep-konsep logis dan aksioma logis.
Dengan konsep matematika
seperti itu, bisa kita implementasikan terhadap kehidupan sehari-hari. Bagimana
kita bisa berfikir yang kritis yang menurut teorema yang ada. Menggunakan
konsep yang logis untuk memutuskan sesuatu. Melihat kondisi seperti itu, begitu
banyak kontribusi yang bisa didapat dari belajar matematika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar