1.
Bagaimana belajar ilmu ikhlas, dalam kenataannya susah untuk
merealisasikannya?
Ilmu ikhlas, berasal dari beberapa pengalaman, karena saya
berada lebih tua dari kalian, dan berada dalam lingkungan akademik, pengalaman social,
pengalaman pribadi, pengalaman filsafat dan pengalaman keluarga.
Hubunganya meningkatkan kualiats beribadah. Ritual ikhlas.
Berbicara untuk diriku sendiri. Memposisikan diri saya orang yang belum sempurna
masih tetap belajar. Maka dari itu, hidup itu haruslah seimbang, untuk urusan
dunia dan akherat haruslah seimbang juga. Mencari keikhlasan membutuhkan guru
spiritual jika kita belum mampu belajar sendiri.
Abu Bakar Shidiq belajar dengan Rosullulloh, sehingga untuk
meningkatkan kualiatas diri dan semata-mata mencari keridoan Alloh SWT, maka
carilah guru spiritual.
2.
Berfikir itu reseach dan pengalaman.
Research
itu Analitik, sintetik itu pengalaman. Analitik itu subjek sama denagn
predikat. Didunia ini tidak ada subjek sama dengan predikat itu hanya dipikiran.
Hanya Tuhan saja yang bisa. Manusia tidak akan sama dengan namanya. Berbeda
dengan Matematika. matematika itu pengadaian, karena matematika itu dimisalkan.
3.
Bagaimana cara untuk meraih intuisi?
Hidup
ini 80%-90% mengandung intuisi. Kapan kita mengetahui ukuran besar dan kecil.
Tidaklah semua hal didunia itu bisa didefinisikan karena tidak tahu dari mana
kita melihatnya. Intuisi diperoleh dari cara interaktif. Dan anak kecil itu
belajarnya berinduk.
Jika
intusis sebagai prodak yaitu mitos. Mitos itu artinya dia tidak mengerti tetapi
melakukan. Maka filsaat itu untuk orang dewasa. Artinya sedapar-dapat kalian
mengerti melakukannya. Shalat saja bisa jadi mitos kalau kalian tidak mengerti
manfaat dan tujuan shalat itu. Mitos itu ada dimana-mana. Tetapi tidak semua
mitos itu jelek. Anak kecil belajar dengan mitos, jika pada hewan mitos itu
adalah insting.
Matematika
murni juga mengguankan intuisi, namnay intuisi murni. Sehingga intuisi itu
penting. Nah, nantinya kalau matematika sekolah intuisinya berpegangan pada
hakekat matematika sekolah. Bukan didefinisikan matematika sebagai ilmu, karena
anak SMP matematikanya adalah melakukan kegiatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar